mungkin aku hanya debu
tetapi bukanlah sesuatu yang statis
bisa saja aku sekeras batu-batu
bisa saja aku menjadi gula-gula
aku bersinar...meski redup
itu tergantung prasangkamu
meski begitu kecil aku adalah manifestasi keberadaan sesuatu yang teramat besar
yang mencintaiku memelukku menangisiku tersenyum untukku
aku adalah karya kecil yang begitu kaya
sesuatu yang begitu harmoni
lengkap dengan senyum dalam kandungan elegi
yang begitu menggelitik aspersi mu
aku bentuk pengejawantahan akbar
yang tidak bisa dibaca sisi sempit mu
sekuntum selasih yg belum terpuaskan
yang terkadang berharap menjadi melati demi penghargaan samar
metamorfosis dalam perjalanan menjadi jenawi
pemberontakan sukma yang kosong agar terisi
muhasabah kedangkalan dalam kedalaman
penuh dengan ratapan kejemawaan
No comments:
Post a Comment